Arsip Blog

Minggu, 16 November 2014

softwitch


Softswitch merupakan istilah generik untuk pendekatan baru teknologi switching, menyangkut didalamnya istilah call control, call processing.Karena softswitch merupakan suatu istilah yang generik maka munculah beberapa pengertian yang di definisikan olah beberapa vendor dan badan standarisasi. Berikut dibawah ini merupakan beberapa definisi softswitch yang berbeda dari beberapa vendor dan dari konsortium internasional,diantaranya adalah:
Komponen-komponen dari softswitch yaitu:
1. Media Gateway Controller (MGC) atau Call Agent
MGC atau Call Agent adalah elemenutama softswitch, berfungsi untuk mengontrol semua sesi layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan yang lain, dan menjembatani jaringan dengan karakteristik yang berbeda, yakni termasuk PSTN, SS7, dan jaringan IP.
2. Signalling Gateway (SG)
Signalling gateway (SG) menciptakan suatu jembatan antara jaringan SS7 dengan jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani pensinyalan SS7,sedangkan MGC menangani sirkit suara yang telah dibangun oleh mekanismepensinyalan SS7.
3. Media Gateway (MG)
Media gateway berfungsi sebagai elemen transport untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda, seperti PSTN,PLMN, VoIP H.323, dan jaringan akses pelanggan. Media gateway terbagi menjadi trunk gateway dan access gateway
Trunk gateway adalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 4, yaitu merutekan trafik dari jaringan PSTN/PLMN (jaringan mobile).Trunk gateway akan melakukan proses konversi terhadap format transmisi jaringan terhubung yang berbeda beda, baik format sinyalt rafik maupun signalling atau protokolnya.
Access gateway adalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 5 untuk menghubungkan softswitch dengan jaringan korporasi atau terminal pelanggan (CPE).
4. Media Server
Media server melaksanakan fungsinya yakni, untuk memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Jika diperlukan, ini akan mendukung digital signal processing (DSP). Misalnya yakni untuk menanggapi respon suara, tugas itu akan dilakukan oleh media server. Media Video juga akan dilayani oleh suatu Media Server manakala bisa diterapkan.Media akses adalah media yang digunakan oleh jaringan softswitch untuk menjangkau pelanggan. Media akses dapat menggunakan cable modem, leasedcircuit, v.52, DSL, HFC, dan radio akses.
5. Feature Server
Untuk Menyediakan fasilitas atau layanan seperti billing, multi-partyconferencing, dll. Feature server menggunakan sumber daya dan layanan yang terkait dengan komponen yang lain pada softswitch tersebut. Contoh :gatekeeper, dll.
6. Operating support system (OSS)
Adalah elemen jaringan yang berfungsi untuk mendukung operasi dan pemeliharaan jaringan, seperti managemen jaringan, provisioning, billing, monitoring,statistik, dll.
Fungsi Softswitch :
1. Fungsi Switching
Teknik switching (teknik penyambungan) merupakan salah satu komponen terpenting dalam jaringan telekomunikasi, dengan switching komunikasi point to point dapat dilakukan tanpa harus menghubungkan langsung kedua node tersebut. Seperti layaknya fungsi switching,softswitch juga berkemampuan untuk menyambungkan dan memutuskan hubungan sementara. Softswitch mampu menghubungkan jaringan PSTN dengan jaringan IP dan juga melakukan pengaturan trafik yang berupa suara,data dan video.
2. Fungsi Kontrol
Fungsi kontrol pada teknologi softswitch dilakukan oleh media gateway controller (MGC),yakni mengarahkan voice over packet building blocks, memvalidasi user accounts, menyediakan service access, merutekan signalling messages kejaringan PSTN dan me-manage availability jaringan. Fungsi kontrol bekerja berdasarkan instruksi pensinyalan yang datang dari luar atau dari data yang disimpan oleh sentral telepon itu sendiri. Softswitch juga mempunyai fungsi translasi seperti layaknya VoIP gateway, seperti mentranslasikan IP address ke nomor telepon,menangani ruting panggilan yang berupa suara,data,video. Intelligence yang ada pada softswitch memberikan kemampuan fungsional sebagai media gateway control, call control routing dan eksekusi layanan melalui jaringan PSTN, SS7,jaringan IP dan ATM.
3. Fungsi Pensinyalan
Signalling yang dilakukan antar MGC menggunakan protokol MGCP, Megaco, H.323 danSIP untuk menjamin unjuk kerja sistem yangoptimal. Signalling antara jaringan PSTN yang menggunakan SS7 dengan jaringan IP dilakukan oleh signalling gateway (SG). Softswitch juga mampu melakukan translasi protokol, sehingga dapat menjamin interoperability antara sistem signaling yang berbeda-beda seperti SS7, MGCP,IP, SIP, H.323 dan lain-lain. Softswitch melakukan translasi untuk komunikasi point to point antara jaringan PSTN dan jaringan IP.
4. Fungsi Interface
Softswitch mempunyai interface yang disebut Application Programming Interface (API) yang membuatnya mampu untuk menambahkan atau mengembangkan server-server yang digunakan untuk menambahkan service baru.
perangakat perangakat dalam sofswitch yaitu :
1.media gateway  controller (MGC) yang sering disebut dengan perangkat call agent
2.aplication/fitur server
3.media server
            Selain memiliki berbagai perangkat , softswitch juga memiliki kapsitas yaitu harus mampu trafik panggilan minimal 4 juta BHC dan dapat pula ditambah kapsitasnya sesuai kebutuhan . kapsitas sistem ini juga harus disdesain secara modular.
Macam-macam softswitch
-          ELASTIK
-          BRIKER
-          ASTERISK
-          ASTERIK NOW
1.       ELASTIK
Elastix merupakan sebuah softswitch yg dapat menyatukan IP PBX, email, IM, fax dan fungsionalitas kolaborasi. Fungsi Elastix didasarkan pada proyek open source seperti Asterisk, HylaFax, Openfire dan Postfix. Mereka menawarkan paket PBX, faks, instant messaging dan fungsi email, masing-masing. Elastix juga mendukung merek berkat telepon ke protokol SIP dan IAX bahwa Asterisk mengimplementasikan lainnya. Protokol ini didasarkan pada standar yang tersedia publik. Untuk alasan ini setiap produsen dapat membangun sebuah produk yang mendukung mereka. Elastix adalah distribusi pertama yang termasuk modul call center dengan dialer prediktif, dirilis seluruhnya sebagai perangkat lunak bebas. Modul ini dapat diinstal dari antar muka berbasis web yang sama Elastix melalui loader modul. Modul call center dapat menangani kampanye yang masuk dan keluar. Dari awal sampai sekarang distro Elastix telah berkembang dalam popularitas. Proyek ini dinominasikan untuk dua tahun berturut-turut 2007  - 2012 sebagai finalis dalam Choice Awards Community SourceForge.
2.       BRIKER
Briker merupakan distro linux, buatan Indonesia asli, distro ini direlease sekitar bulan Agustus lalu, semoga dengan adanya Briker masyarakat Indonesia dapat membuat server VoIP sendiri dengan biaya komunikasi murah.jadi Indonesia sekarang bisa berkomunikasi dengan biaya murah.
Briker ini adalah satu Operating system untuk aplikasi IPPBX, Briker dengan pintar mencari jalur terhemat untuk telephone dengan interkoneksi ke PSTN, GSM dan CDMA atau provider VoIP lainnya. Briker juga bisa di sebut dengan sentral voip berbasis web.
3.       ASTERISK
Asterisk ini berasal dari kebutuhan printer dari pohon keluarga di zaman feodal untuk simbol untuk menunjukkan tanggal lahir. Bentuk aslinya adalah tujuh bersenjata, [rujukan?] Setiap lengan seperti penembakan air mata dari pusat.

Dalam ilmu komputer, tanda bintang ini sering digunakan sebagai karakter wildcard, atau untuk menunjukkan pointer, pengulangan, atau perkalian
Tipografi

    Tanda ini digunakan untuk memanggil catatan kaki, terutama bila hanya ada satu di halaman. Kurang umum, tanda bintang ganda yang digunakan untuk menunjukkan catatan kaki yang berbeda pada halaman (misalnya, *, **, ***). Biasanya, tanda bintang diposisikan setelah kata atau frase dan mendahului catatan kaki yang menyertainya.
    Tiga tanda spasi berpusat pada halaman mungkin merupakan melompat ke adegan yang berbeda atau pemikiran.
    Sekelompok tiga tanda bintang diatur dalam
formasi segitiga disebut asterism suatu.
4.       ASTERISK NOW
AsteriskNow dibangun untuk pengembang aplikasi, integrator sistem, mahasiswa, hacker dan lain-lain yang ingin membuat solusi kustom dengan Asterisk.
Apakah ada Panduan Quickstart tersedia.
Pengguna AsteriskNow memiliki dua opsi untuk dukungan. Ada sebuah komunitas aktif pengguna AsteriskNow, integrator dan pengembang yang menyediakan dukungan masyarakat di forum AsteriskNow dan mailing list.
Fitur-fitur yg di sediakan oleh asterisk now:
Cepat dan mudah instalasi. Biasanya menginstal dalam 15 menit atau kurang.
-          Tidak memerlukan pengetahuan mendalam tentang Linux. Aman untuk Mac dan Windows pengguna
Selain memiliki berbagai perangkat, Softswitch juga memiliki kapsitas yaitu harus mampu trafik panggilan minimal 4 juta BHC dan dapat pula ditambah kapsitasnya sesuai kebutuhan. Kapsitas sistem ini juga harus disdesain secara modular.

Perangakat dalam softswitch  harus mampu menjamin kualitas layanan dengan batas nilai seperti pada dibawah ini :
  1. One Way Delay
  2. Delay Fariation
  3. Information Loss
  4. MOS (Mean Opition Socore)
  5. Echo Cancelation
  6. Post Dial Delay
  7. Fitur Fitur Softswitch :
  • Abreviated Dialing
  • Call Forwarding
  • Call WaitingCancel Call Waiting
  • Calling Line Indetification Presentase (CCIP)
  • Clip On Call Waiting
  • Conterence Call
  • ConfrexBagaimana Cara Kerja Softswitch ?
MGC akan bekerja di tataran pengaturan panggilannya (call control) serta call processing. MGC akan mengontrol panggilan yang masuk untuk mengetahui jenis media penggilan dan tujuannya. Dari situ, MGC akan mengirikan sinyal ke MG untuk melakukan koneksi, baik intrakoneksi jaringan sirkuit ke sirkuit atau paket ke paket maupun interkoneksi jaringan sirkuit ke paket dan sebaliknya. Jika diperlukan, MGC kan meminta MG melakukan konversi media yang sesuai dengan permintaan, atau langsung meneruskan panggilan jika tidak diperlukan konversi.

Antara MGC dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protokol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC yang lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protokol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), sementara jika berhubungan dengan jaringan paket, maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).

Sedangkan MG sendiri ‘hanya’ akan bekerja sebagai converter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi hanya setara dengan ‘switch analog’ dan tidak memberikan layanan yang lain. MG juga bisa bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia layanan, dimana softwitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar